Labels

Friday, March 7, 2014

DAPATKAN MANFAAT AIR ZAMZAM DALAM AIR ALKALI



Air merupakan nutrisi penting dalam tubuh kita 70% dari tubuh kita terdiri dari cairan. fungsi penting air bagi tubuh adalah sebagai pembersih, pengatur, dan penambah. Contoh air dengan karakter seperti ini adalah Air Zam-zam dan air seperti ini memiliki manfaat sebagai pembuang racun (detoxifikasi), pembersih darah, regenerasi sel, penyelaras suhu tubuh, dan imunisasi, memperlancar proses pencernaan dan metabolime, mempermudah pergerakan otot sendi dan pembawa nutrisi serta oxsigen yang baik

Banyak berbagai pihak yang merasa penasaran dengan kasiat Air zam-zam yang sangat mujarab untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, hal inilah yang menyebabkan para ahli dari berbagai belahan dunia tertarik untuk melakukan penelitian tentang Air zam-zam.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Kisman menemukan bahwa di dalam Air zam-zam terdapat kandungan Alkali (Basa) yang sangat tinggi, kandungan alkali pada Air zam-zam inilah yang bila dikonsumsi berfungsi untuk menyeimbangkan tubuh yang kelebihan Asam akibat kesalahan Pola Makan dan gaya Hidup sehari-hari.

MENGAPA AIR ALKALI BISA SEMBUHKAN PENYAKIT ?


Air Alkali bila dikonsumsi berfungsi sebagai penyeimbang kelebihan asam pada tubuh dan efeknya dapt menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti : Sakit Jantung, Kolesterol, Stroke, Darah Tinggi, Asam Urat, Gagal Ginjal, Tumor, Kanker dll.

Kondisi darah dalam keadaan Basa (Alkali), sel darah saling berenang dan selalu berpencar, sehingga racun mudah terpisah dari sel darah untuk selanjutnya racun tersebut dikeluarkan atau dibuang dari dalam tubuh melalui saluran pembuangan yang ada
Darah Basa (Alkali) ini juga sifatnya tidak kental sehingga sangat memudahkan dan meringankan beban jantung untuk menjalankan fungsinya yaitu memompa dan mendistribusikan darah ke seluruh tubuh.
Dengan demikian tubuh akan selalu bugar dan terhindar dari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh penumpukan racun dan penyumbatan pada pembuluh darah.

Sebaliknya darah dalam keadaan Asam, dimana sel darah akan saling bergerombol dan menggumpal. Keadaan yang demikian sifat darah sangat kental sekali sehingga sangat berat untuk dipompa oleh jantung dan juga racun yang menempel pada sel darah sulit untuk dilepas dan selalu mengendap di dalam tubuh.
 
Inilah yang menyebabkan timbulnya berbagai macam penyakit seperti :
Sakit Jantung, Diabetes, Kolesterol, Stroke, Darah Tinggi, Asam Urat, Gagal Ginjal, Tumor, Kanker dll.

Berdasarkan hasil penelitian laboratorium, ada perbedaan kualitas dan bentuk sel darah merah yang nyata antara sebelum dan sesudah mengonsumsi air alkali. Radikal bebas dapat merusak sel eritrosit dan leukosit darah. Sebelum orang mengonsumsi air alkali, sel darah merah lengket penuh dengan radikal bebas, kurang aktif, dan tidak sehat. Sesudah orang mengonsumsi air alkali, sel darah merah menjadi jernih, aktif, dan sehat.

Namun, air alkali sebenarnya tidak memiliki gizi yang dapat memberikan energi ataupun menjadi obat yang dapat menyembuhkan penyakit. Kendati begitu, air alkali dapat meningkatkan daya serap terhadap nutrisi, vitamin, mineral, serta mendorong lancarnya suplai oksigen ke jaringan otak dengan cepat. Dengan demikian, akan dapat membantu tubuh dalam proses penyembuhan suatu penyakit.

Air alkali yang juga disebut minuman antioksidan tersebut dapat membersihkan dan mencegah timbulnya kembali radikal bebas, logam berat, serta mengeluarkan zat sisa yang bersifat asam dari dalam tubuh. Dengan begitu, berbagai macam limbah dalam tubuh manusia akan dapat dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk urine dan keringat. Tidak hanya itu, air alkali juga dapat menjaga keseimbangan asam dan basa tubuh, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengembalikan fungsi tubuh dengan aktivitas sel.



PENDAPAT PARA AHLI


Almarhum DR. Mu Shik Jhon, ahli struktur air Korea Selatan pernah melakukan riset terhadap penduduk Himalaya, Pa­kistan Utara, dan Okinawa yang dikenal memiliki harapan hidup tinggi alias awet muda. Ternyata air minum sehari-hari mereka adalah Air hexagonal (segi 6) yang ukuran molekulnya kecil, sekitar 70-80 Hz ( airmi­num biasa besar molekulnya 100 Hz lebih ).

-Menurut hasil penelitian “Institut of science and technologi” Korea, didapati bahwa penduduk di daerah kutub utara & pegunungan himalaya sehat-sehat, daya tahan tubuh kuat & berumur panjang. Setelah diteliti ternyata di daerah tersebut molekul air berbentuk hexagonal (segi 6). 


-Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Kisman tentang AIR ZAM-ZAM menemukan bahwa di dalam Air zam-zam terdapat kandungan Alkali (Basa) yang sangat tinggi, kandungan alkali pada Air zam-zam inilah yang bila dikonsumsi berfungsi untuk menyeimbangkan tubuh yang kelebihan Asam akibat kesalahan Pola Makan dan gaya Hidup sehari-hari

-Dr. Don Colbert MD, Penulis “The Seven Pillars of Health” mengatakan, “Saat pasien-pasien kanker datang ke kantor saya untuk memulai perawatan nutrisi, tubuh mereka hampir selalu bersifat asam. Tugas pertama saya adalah mengalkalinasi dengan air alkali. Saya mempunyai banyak pasien osteoarthritis yang telah bebas dari rasa sakit dalam beberapa bulan setelah menyesuaikan pH air seni mereka 7,0 – 7,5 hanya dengan meminum air alkali dan makan makanan alkali dalam jumlah yang cukup, akibatnya banyak yang mampu melepaskan obat-obatan anti peradangan mereka. Menurut pendapat saya, air alkali adalah salah satu jenis saringan air yang terbaik karena tubuh kita tumbuh paling subur dalam lingkungan alkali yang membantu sistem tubuh kita berfungsi pada tingkat optimum.”



-Dr. Theodore Baroody, Penulis “Alkalize of Die” mengatakan, “Saya telah memberikan lebih dari 5000 galon air alkali untuk berbagai kondisi kesehatan yang ada. Saya percaya bahwa pemulihan yang disebabkan oleh air alkali membawa keuntungan bagi setiap orang. Tumor, kanker tidak dapat hidup dalam keadaan air alkali. Semua pasien-pasien kanker sebaiknya diberikan air alkali, kita sebaiknya selalu minum air alkali supaya tubuh kita tidak menyediakan lingkungan yang cocok bagi tumor dan kanker untuk hidup.”


-Dr. Susan Lark, Dosen & Penulis “Chemistry of Success”, mengatakan “Dengan mengkonsumsi 4 sampai 6 gelas air alkali per hari akan membantu menetralisir kelebihan asam dan membantu memulihkan kembali daya tahan tubuh. Air alkali sangat baik digunakan saat tubuh mengalami kelebihan keasaman tubuh seperti saat demam, flu atau bronkhitis. Seperti vitamin A, C, E dan Beta Carotene, air alkali bertindak sebagai anti oksidan karena mampu mensuplai elektron bebas. Hal ini dapat membantu tubuh mengatasi penyakit jantung, stroke, penurunan kekebalan tubuh dan penyakit lainnya.”

-Dr. Otto Warburg, Penemu penyebab kanker pada tahun 1923 dan menerima anugerah Nobel Prize pada tahun 1931
“Dari hasil penelitian sel kanker tidak dapat berkembang di kondisi tubuh yang kaya oksigen. Air Alkali mengandung lebih banyak oksigen dibanding air biasa, sangat efektif untuk terapi kanker

-Dr. Airashi, Ilmuwan Spesialis Kanker dari Jepang
Pada kondisi tubuh yang pH-nya Basa ( 7 - 8 ) sel pada tubuh manusia tumbuh normal, tapi seiring buruknya pola makan & pola hidup, sisa limbah tubuh yang tidak terbuang melalui keringat & urine akan merubah pH tubuh mennjadi asam, pada kondisi asam sel normal tidak bisa tumbuh, tapi ada beberapa sel yang beradaptasi dan tetap tumbuh tapi berubah menjadi sel kanker. Air alkali mengubah pH tubuh menjadi Basa, melunakkan kolesterol sehingga mudah terbuang keluar tubuh, mengencerkan darah sehingga limbah tubuh mudah terbuang pula melalui urine.

-Sang Whang,Pengarang Buku : Reverse Aging (Melawan Penuaan)
“Sisa pembakaran harus dikeluarkan dari tubuh kita, secara alamiah tubuh berusaha mengeluarkan sisa pembakaran / racun melalui urine dan keringat. Semua sisa pembakaran adalah berasam : Itu sebabnya urine itu berasam dan lapisan luar kulit juga berasam. Masalahnya tubuh kita tidak dapat mengeluarkan 100% sisa pembakaran / racun yang dihasilkannya.”
Penyebab utamanya adalah gaya hidup kita : waktu istirahat tidak teratur / tidak cukup dan kebanyakan waktu kita lebih beraktifitas. Karena sisa pembakaran / racun yang ada dalam tubuh kita berasam, maka paling baik mengatasinya dengan minum Air Alkali. Dengan demikian proses penuaan dini bisa diatasi bahkan penyakit yang akan tibul dapat dicegah.

-Dr. Theodore Baroody,Pengarang Buku : Alkalize or Die
“Saya telah menggunakan lebih dari 5000 galon air alkali untuk hampir setiap jenis masalah kesehatan. Saya rasa alkali dapat memberi manfaat kepada semua orang.”

-Felicia Drury Climent, Adjunct Professor City College, New York, Pengarang Buku : Acid Alkaline Balance Diet (Diet Asam Aklali Seimbang)
“Sudah bertahun-tahun saya menggunakan air alkali pada klinik dan hasilnya sangat memuaskan. Saya berpendapat bahwa teknologi ini akan mengubah para dokter kepada pasien dalam menggunakan air alkali untuk kesehatan pada masa yang akan datang. Saya mengajak minumlah air  alkali dimana saja.”

-Dr. Ingreid Hobert MD.
“Anda tidak memerlukan biaya pengobatan yang mahal dengan berbagai efek negatif untuk mengembalikan kesehatan karena Air Alkali mempunyai fungsi jangka panjang yang sangat baik karena ia memberikan alkali ke tubuh Anda dan memberikan faedah anti oksidan yang berkesan.”

-Daniel Reid,Pengarang Buku : The Tao of Detox (Tao Kepada Detox)
“ Meminum air alkali adalah satu cara terbaik untuk menetralkan dan mengeluarkan semua toksin dan asam yang mengalir dari otot-otot dan bahan cairan dari tubuh serta dengan cepat menambah air dan mengekalkan kealkalian darah.”

-Riset di Jepang pada Tahun 1950 ;
 Air Alkali dapat membantu menyembuhkan penyakit arthritis, migraine, osteoporosis,
keletihan, mual, abesitas dan stress.

-Dr. Otto Warbreg (Pemenang Nobel Price) ;
Sumber penyakit kanker adalah karena oksigen yang terdapat dalam air rendah alkali,
tidak ada penyakit yang bisa hidup di dalam air yang beralkali

-Pada Tahun 1965, Kementrian Sosial Jepang ;
Mengumumkan bahwa air alkali dapat mencegah fermentasi tidak normal kuman di
dalam usus 


-Dr. Keiichi Morishita dalam bukunya The Hidden Thruth of Cancer ;
Sel sehat yang terlarut dalam asam akan memburuk menjadi kanker dan air beralkali
dapat membantu mencegah kanker 


-Dr. Mona Harison, Md.;
Kanker akan mati di dalam air yang beralkali



Minumlah Air Kangen! - begitu kata Dr. Hiromi Sinya dalam bukunya “The Miracle of Enzyme”


Kangen Water adalah air minum yang dia sarankan didalam bukunya, “The Enzym Factor” atau di Indonesia berjudul “The Miracle of Enzyme”. Dr Shinya telah merekomendasikan Kangen Water selama 10 tahun.

Didalam buku ini, tepatnya di halaman 184 dan 185 menuliskan kekuatan Air Kangen untuk membantu pemulihan fungsi organ tubuh pada pasien-pasiennya. Dengan sangat jelas Dr Shinya menuliskan AIR KANGEN sebagai air putih yang dia rekomendasikan.


Berikut beberapa alasan Dr. Sinya didalam bukunya menyarankan untuk meminum Air Kangen:
  • Memiliki kekuatan reduksi yang kuat. Mampu menghilangkan radikal bebas melalui anti-oksidasi
  • Bebas dari zat-zat berbahaya bagi tubuh manusia
  • Memiliki cluster air kecil (micro cluster) sebagai fungsi hidrasi
  • Berisi keseimbangan mineral, kalsium, magnesium, kalium dan natrium
Menurut Dr. Hiromi Sinya, cara minum air pun tidak boleh sembarangan, berikut saran yang sebaiknya dilakukan:

- Minum minimal 6-10 gelas air per hari
- Minum 1-3 gelas setelah bangun tidur di pagi hari
- Minum 2-3 gelas 60 menit sebelum makan


(dari berbagai sumber)

Monday, February 10, 2014

SUDAH ALKALI KAH TUBUH ANDA



Biochemist Otto Heinrich Warburg, salah satu ahli biologi sel terkemuka abad keduapuluh, menemukan bahwa akar penyebab kanker adalah  terlalu banyak asam dalam tubuh, yang berarti bahwa pH, potensial hidrogen, di dalam tubuh berada di bawah tingkat normal 7,365.

Warburg menyelidiki metabolisme tumor dan respirasi sel dan menemukan bahwa sel-sel kanker berkembang dan bertahan dalam lingkungan tubuh yang asam  karena produksi asam laktat dan CO2 tinggi. Dia sangat yakin bahwa ada hubungan langsung antara pH dan oksigen.

PH yang lebih tinggi, yaitu Alkaline, berarti konsentrasi yang lebih tinggi dari molekul oksigen, sementara pH yang lebih rendah, yang asam, berarti konsentrasi yang lebih rendah oksigen ... oksigen yang sama yang diperlukan untuk menjaga sel-sel sehat

Dr Warburg juga menjelaskan jelas bahwa akar penyebab kanker adalah defisiensi oksigen, yang menciptakan keadaan asam dalam tubuh manusia. Dr Warburg juga menemukan bahwa sel-sel kanker yang anaerobik (tidak menghirup oksigen)  tidak dapat bertahan hidup di hadapan tingkat oksigen tinggi, seperti yang ditemukan dalam " keadaan alkaline.

Jadi sudah alkaline kah tubuh anda?

Saturday, December 14, 2013

Start your day with lemon or lime water (natural alkaline water)



http://nutritionistheprescription.wordpress.com

Untuk kesehatan yang lebih baik, salah satu perubahan kecil yang dapat Anda buat adalah memulai hari Anda dengan segelas air (200 cc) hangat  dengan satu sendok makan air jeruk lemon segar atau jeruk nipis.


Beberapa manfaatnya adalah :

Pertama, sebagian besar dari kita tidak mengkonsumsi cukup air sepanjang hari dan menambahkan air bersih, murni,  dan disaring  sangat penting untuk kesehatan yang lebih baik. Hal ini diperlukan untuk mengangkut nutrisi dan oksigen ke sel-sel kita. Ginjal kita juga tergantung pada pasokan  air yang konstan untuk dapat berfungsi optimal.  

Lemon dan jeruk nipis bersifat alkali bagi tubuh. Mereka bersifat asam, tetapi efek pada tubuh setelah di minum adalah alkali, karena kandungan mineral mereka. Karena mayoritas penduduk menderita kelebihan asam akibat  pola makan atau stress, minum lemon atau jeruk nipis air adalah salah satu langkah maju untuk membawa tubuh basa kembali.

Mengapa Anda harus peduli tentang menjadi alkaline? Banyak penyakit berkembang dalam tubuh yang asam, kanker adalah salah satu ancaman terbesar.  Kelebihan asam, akan selalu dinetralkan  oleh tubuh dengan pencucian cadangan mineral (kalsium) dari tulang yang mengarah ke penyakit degeneratif seperti osteoporosis.

Buah jeruk mengandung phytochemical hesperidin , terutama jeruk lemon dan jeruk nipis. Hesperidin adalah antioksidan, yang anti-inflammatory dan diyakini memiliki aktivitas anti-kanker. Bagian putih dari kulit memiliki konsentrasi tertinggi hesperidin,  tetapi bagian airnya juga mengandung cukup hesperidin.

Lemon dan jeruk nipis adalah salah satu teman terbaik untuk hati Anda! Hati adalah salah satu organ tubuh yang paling  bekerja  keras. Fungsi  pencernaan dan detoksifikasi adalah  dua fungsi hati yang sangat penting. Lemon dan jeruk nipis mendukung  fungsi hati dengan membantu dalam produksi enzim . Antiseptik alami yang berkualitas dapat membunuh bakteri.

Minum lemon atau air jeruk nipis sebelum makan dapat membantu dengan masalah pencernaan seperti mulas / acid refux (yang lebih sering merupakan gejala asam lambung rendah vs terlalu banyak asam).

Menambahkan  segelas air hangat dengan air lemon atau jeruk nipis sangat baik untuk pencernaan. Air dingin sangat keras pada pencernaan bahkan cenderung untuk menghalanginya. Air terlalu panas akan membunuh enzim dalam air lemon atau jeruk nipis . Untuk manfaat terbaik air lemon atau air jeruk nipis minumlah 30 menit sebelum  Anda makan.

Untuk hasil terbaik gunakan jeruk lemon dibanding jeruk nipis.

sumber :
http://nutritionistheprescription.wordpress.com/2012/03/24/start-your-day-with-lemon-or-lime-water/

Thursday, December 12, 2013

Less Physical Activity, More TV for Today’s Moms



Para ibu di Amerika Serikat , saat ini menonton TV lebih banyak dan kurang aktivitas fisiknya dibandingkan dengan para ibu pada empat dekade yang lalu, sebuah studi baru menemukan.  


http://news.health.com
Ketika generasi demi generasi berlalu, para ibu telah mengalami penurunan aktifitas fisik, banyak diam dan mengalami kegemukan. Hal ini meningkatkan resiko anak anak mereka mengalami kegemukan, tidak aktif dan menderita penyakit tidak menular kronis, kata pemimpin penelitian Edward Archer, seorang ilmuwan olahraga dan epidemiologi di University of South Carolina.
"Mengingat bahwa aktivitas fisik merupakan prasyarat mutlak untuk kesehatan dan kesejahteraan, tidak mengherankan bahwa penurunan aktivitas fisik , sekarang menjadi penyebab utama kematian dan penyakit di negara maju," Archer mencatat dalam sebuah rilis berita universitas.
Analisis dari 45 tahun data nasional USA , difokuskan pada dua kelompok ibu: ibu–ibu  yang menpunyai  anak usia  5 tahun atau lebih muda, dan ibu-ibu  dengan anak usia 6 sampai 18 tahun. Para peneliti menilai aktivitas fisik yang berkaitan dengan memasak, membersihkan rumah dan berolahraga.
Dari tahun 1965 sampai 2010, jumlah rata-rata aktivitas fisik  ibu-ibu kelompok pertama turun dari 44 jam menjadi kurang dari 30 jam seminggu, sehingga terjadi penurunan pengeluaran energi  sebesar 1.573 kalori per minggu.
Jumlah rata-rata aktivitas fisik kelompok kedua  menurun dari 32 jam menjadi kurang dari 21 jam seminggu, dengan penurunan pengeluaran energi sebesar  1.238 kalori per minggu.


Temuan ini menunjukkan bahwa pada tahun 2010, para ibu  harus makan 175-225 kalori lebih sedikit per hari untuk mencegah kenaikan berat badan, daripada ibu pada tahun 1965, demikian menurut penelitian yang diterbitkan dalam edisi Desember jurnal Mayo Clinic Proceedings.


Penurunan yang signifikan dalam aktifitas fisik ini berhubungan erat dengan peningkatan tajam dalam menikmati hiburan secara duduk diam seperti menonton TV, demikian hasil penelitian ini. Terjadi peningkatan dalam duduk diam menikmati hiburan dari 18 jam pada tahun 1965 ke 25 jam seminggu di tahun 2010 untuk kelompok kedua dan 17 jam ke 23 jam untuk ibu-ibu dengan anak balita.


Ibu yang hanya tinggal di rumah mengalami penurunan aktifitas fisik dua kali lebih besar dibanding dengan ibu yang bekerja. Begitu juga sebaliknya mengalami peningkatan yang tajam dalam menghibur diri. Apalagi ada smartphone dan tab.
Temuan ini memberikan wawasan yang penting ke dalam masalah pertumbuhan obesitas dan diabetes di Amerika Serikat, para penulis penelitian mencatat dalam rilis berita.

Kesimpulan dari temuan ini serta penelitian lainnya menunjukkan bahwa ketidakaktifan aktivitas fisik telah meningkat secara signifikan dan mungkin krisis kesehatan masyarakat terbesar akan dihadapi dunia ini, kata Archer dalam rilis berita.


Jika seseorang mengalami kurang olahraga atau aktifitas fisik,  tubuh biasanya akan memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi. Tubuh menjadi sasaran empuk penyakit jika bersifat asam.



Kondisi tubuh yang asam menyebabkan kelelahan, nyeri, kulit melepuh, sakit kepala, mengantuk, alergi, pilek dan flu, masalah sinus. Kadar oksigen menurun akibat penumpukan karbondioksida dalam darah. Jika oksigen turun sel-sel tubuh akan mati.
Orang yang memiliki tubuh terlalu asam lebih gampang terkena bakteri atau virus. Asal tahu saja, sel kanker lebih mudah berkembang jika tubuh dalam kondisi asam yang berlebihan.

Darah yang asam akan memblokir penyerapan vitamin, membuat racun tersumbat dalam sel, memperlambat fungsi organ, mengganggu sistem pencernaan yang baik, mengeluarkan banyak gas dan perut kembung, menyebabkan kenaikan berat badan tidak sehat dan mempercepat proses penuaan.



Jadi beraktitas fisik atau berolahragalah agar tubuh  tetap sehat.

 Rabu, 4 Desember, 2013 (HealthDay News)