Labels

Monday, December 9, 2013

KIMIAWI DALAM DIET ALKALINE 1



Satu-satunya yang perlu kita ketahui adalah bahwa keseimbangan asam/basa memang sangat penting untuk kesehatan yang baik,

Pembentuk asam pembentuk basa

Ketika dimetabolisasi, makanan meninggalkan beragam residu kimiawi dan mineral pembentuk asam atau pembentuk-basa. Dr. Hay, menyadari bahwa semakin asam darah kita, semakin besar kemungkinan seseorang akan merasa atau tampak sakit. Menurut mereka, diet-diet yang sarat gula, roti, sereal, dan daging, tetapi rendah sayuran dan buah-buahan segar, menciptakan sesuatu yang disebut “saturasi asam progresif”, sedangkan menambah asupan sayuran segar dan buah-buahan meningkatkan kebasaan darah dan meningkatkan kesehatan dan energi. Akibatnya, kalimat “makanlah lebih banyak makanan pembentuk basa” sering teramati di dalam diet alkali sebagai salah satu dari sejumlah “aturan”.

Makanan-makanan pembentuk-asam termasuk

Alkohol
Beras
Biskuit
Daging
Daging unggas Gula
Havermut/oaf
Ikan
Kacang kedelai
Kacang polong kering
Keik
Keju
Kerang
Lemak-lemak terhidrogenasi
Madu yang dibuat melalui proses pemanasan Makanan kaleng (semua)
Makanan yang dibuat dengan microwave
Makanan yang diproses
Minuman ringan
Pasta
Pastri
Polong-polongan
Roti
Sereal
Susu kedelai
Susu yang dipasteurisasi
Telur

Makanan-makanan pembentuk-basa termasuk:

Buah-buahan (segar dan yang dikeringkan)
Herbal (segar dan yang dikeringkan)
Kacang-kacangan
Kacang mentega
Kedelai hitam yang diasinkan
Kentang
Kudzu
Madu mentah alami
Miju-miju
Misoa
Pengganti kopi dari padi-padian
Rempah-rempah
Rumput laut
Salad
Saus ikan nam pla
Sayuran
Sayuran benih dan berwarna hijau
Sayuran biji
Tahu
Tanaman biji
Tauco
Tempe
Yoghurt
http://www.lifewithelizabethrose.com

Hal-hal lain pembentuk-asam:

Makanan pembentuk asam bukan hanya daging dan roti. Saus-saus yang kental, sambal, makanan manis, makanan berlemak, dan makanan pencuci mulut juga merupakan pembentuk asam. Begitu pula kerja terlalu berat, tidur terlalu larut, kurang tidur, stres, polusi, kurang aktivitas, sirkulasi buruk, marah, cemas, iri hati, takut, uring-uringan, panik, dan khawatir.

Terlalu Banyak Asam, Tidak Cukup Basa

Saturasi (keadaan jenuh) asam dapat sangat mudah diraih, terutama jika Anda sangat menyukai biskuit manis, pastri, roti, roti manis, dan burger atau jika Anda sangat menyukai daging merah, daging ayam, dan ikan tetapi tidak pernah makan sayuran. Hampir semua orang makan terlalu banyak protein dan pati pembentuk asam; tidak cukup sayuran dan buah-buahan pembentuk basa. Hal ini menekan sistem-sistem internal lain yang harus bekerja keras untuk membersihkan dan mengatasi asam tersebut. Mengonsumsi bahan-bahan pembentuk asam memperlambat pembuangan limbah, menyebabkan penumpukan gas yang agak berbau, seperti belerang, fosfor, dan klorin, yang menyatu dengan pelbagai kimiawi lain untuk membentuk asam.

Peringatan kesehatan
 
Beberapa pakar percaya bahwa keasaman yang terlalu tinggi dapat memperburuk sejumlah gangguan kesehatan seperti artritis, diabetes, asam urat, batu pada kantung kemih, masalah ginjal, penyakit jantung, gangguan otot dan tulang, serta fungsi paru-paru yang buruk.

Anda dapat menganggap asam-asam ini sebagai sesuatu yang agresif, suka menyerang dan aktif, karena penumpukan jangka panjang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Beberapa pakar percaya bahwa keasaman yang berlebihan merupakan penyebab serangkaian kondisi yang sangat lazim dijumpai di dunia beradab, termasuk rematik, artritis, penyakit saraf, sakit kepala, batu ginjal, batu pada kantung kemih, dan bahkan selulit. Konon, keasaman yang berlebihan juga dapat memengaruhi kesehatan jantung. “teorinya adalah bahwa ketika menjadi terlalu asam, sel-sel kehilangan fleksibilitas dan elastisitas, menghambat darah, dan meningkatkan risiko penyumbatan dengan membiarkan kolesterol menumpuk pada saluran darah. Apakah ini yang sebenarnya terjadi atau bukan, riset sudah menunjukkan kepada kita bahwa sejenis diet yang kaya akan makanan pembentuk asam merupakan salah satu faktor risiko berpotensi untuk penyakit jantung.

Tanda-tanda sistem yang terlalu asam:

Gangguan pencernaan
Konstipasi
Mulut bau
Mulut terasa asam, terutama pada pagi hari
Rambut kusam atau berminyak
Sakit kepala
Tubuh berbau
Warna kulit keabu-abuan

Keseimbangan Alami

Untuk mencegah terjadinya keasaman yang berlebihan, tubuh menggunakan semua cadangan unsur-unsur jejak (juga dikenal sebagai mineral jejak) pembentuk basa yang membantu membersihkan semua kelebihan asam. Akan tetapi, itu hanya akan terjadi jika unsur tersebut jumlahnya cukup banyak untuk melakukan tugas ini. Salah satu cara terbaik untuk memastikan bahwa kita memiliki cukup banyak unsur tersebut adalah meningkatkan asupan sayuran, salad, herbal, dan buah-buahan yang kaya mineral pembentuk basa potasium, magnesium, sodium, dan kalsium.
Ini tidak berarti bahwa makanan-makanan seperti ikan, telur, keju, atau sereal adalah buruk untuk kita, hanya karena mereka membentuk asam. Juga tidak berarti bahwa kita hanya perlu makan sayuran dan buah pembentuk basa. Makanan bersifat asam tetap diperlukan, misalnya lemak dan minyak tertentu yang mengandung asam lemak esensial. Karena dapat menjaga kekebalan dan menyehatkan sel tubuh Yang benar adalah, untuk meraih kesehatan yang baik, kita membutuhkan kedua jenis makanan tersebut dalam jumlah yang tepat!

Manfaat Makanan Pembentuk Basa

Jika menerapkan diet alkali  secara benar, kita hampir secara tidak sadar meningkatkan asupan sayuran dan buah-buahan pembentuk-basa dan mengurangi sedikit makanan yang kurang sehat pembentuk asam, dan makanan-makanan manis. Hal ini seharusnya memberikan manfaat kesehatan yang benar-benarnyata:
► Sayuran dan buah-buahan pembentuk basa terutama bisa sangat membantu siapa saja yang sedang berusaha untuk berhenti merokok, mengurangi alkohol, atau mengatasi kecanduan gula atau cokelat. Menyeimbangkan pH darah juga mengurangi keasaman air seni. Sepertinya, jika urine terlalu asam, kecanduan-kecanduan akan lebih sulit diatasi. Cukup menarik untuk disimak bahwa urine hewan pemakan daging (seperti kucing atau anjing) bersifat asam, sementara urine hewan pemakan tumbuh-tumbuhan (seperti kelinci atau sapi) bersifat basa. Air seni manusia dapat berkisar antara asam dengan nilai 4,8 atau basa, dengan nilai 7,5. Jika makanan kita mengandung makanan daging dan sayuran, air seni kita biasanya cenderung ke arah asam. Asupan daging yang tinggi dapat membuatnya lebih bersifat asam. Air seni seorang vegetarian (atau vegan) kemungkinan mendekati netral atau bersifat basa dibandingkan dengan mereka yang menyukai daging, kecuali jika si vegetarian terlalu banyak makan padi-padian dan polong-polongan tanpa dibarengi sayuran dan buah-buahan.
► Mengonsumsi lebih banyak makanan pembentuk-basa juga memperlihatkan respons yang sangat baik pada penderita asma, hay fever, dan beberapa jenis alergi lain. Ini mungkin terjadi karena makanan-makanan yang membersihkan sisa-sisa asam membantu detoksifikasi darah dan mendorong hati untuk berfungsi secara lebih efisien. Kepekaan terhadap makanan tertentu lebih mungkin terjadi jika kerja hati tersebut lamban.
► Beberapa pakar percaya bahwa masalah-masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi dapat diperburuk oleh keasaman yang berlebihan. Satu lagi alasan yang baik untuk lebih banyak makan sayuran, salad, dan buah-buahan.

Para Pemburu-Pengumpul Makanan Melakukan Hal yang Benar

Tanpa pengetahuan dan pemahaman tentang nutrisi, tetapi dengan segudang naluri yang terkait dengan perut, para leluhur kita, para pemburu dan pengumpul makanan, tampaknya meraih keseimbangan asam-basa yang hampir sempurna. Bukti-bukti antropologis dan arkeologis menunjukkan bahwa mereka sangat sedikit makan daging (sekitar 20-25% diet mereka adalah daging buruan) dan sisanya, yaitu sebesar 75-80% makanan mereka, terdiri dari buah-buahan, akar-akaran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan daun- daunan. Pola makan dengan banyak protein tanpa lemak, rendah-lemak, dan banyak makanan segar, mendukung profil kesehatan yang secara meng- herankan sangat baik, yang mungkin lebih didukung lagi oleh tidak adanya polusi, stres, dan berbagai jebakan kehidupan modern yang kita sebut “kemajuan”.
Meskipun tubuh kita—dan terutama, sistem-sistem pencernaan kita— hampir-hampir tidak berevolusi sejak zaman cawat dan tongkat berburu, diet kita saat ini sangat berbeda dengan diet para pemburu-pengumpul makanan. Kini, hampir semua dari kita makan dengan rasioyang sebaliknya; 25% atau kurang buah-buahan dan sayuran, dan 75% atau lebih protein, pati, dan gula; sebagian besarnya sudah diproses atau dibubuhi zat kimia. Barangkali ada baiknya jika kita mengambil satu atau contoh dari buku diet Zaman Batu dan menyesuaikan rasionya sedikit ke arah yang sebaliknya. Saya yakin semua orang setuju bahwa profil kesehatan manusia modern, wanita dan anak-anak perlu sedikit ditingkatkan.

Riset Dini

Salah satu studi ilmiah yang paling awal tentang unsur asam/basa pada makanan dilaksanakan pada 1907, ketika peneliti Sherman dan Sinclair menyatakan “dampak merusak” akibat terlalu banyak protein dan tidak cukup sayuran dalam diet. Para peneliti modern mendukung temuan-temuan awal tersebut dengan membenarkan bahwa keseimbangan asam-basatubuh mutlak penting bagi kelangsungan hidup kita.

Rasio 4 : 1

Dr. Hay merekomendasikan bahwa untuk memperoleh kesehatan yang optimum dan meningkatkan daya tahan kita terhadap penyakit, sebaiknya kita makan empat bagian makanan pembentuk basa dan satu bagian makanan pembentuk asam, artinya, 80% sayuran dan buah-buahan dan 20% protein dan pati. Beberapa penulis kesehatan mengacu pada pedoman ini dan memberikan beberapa rekomendasi serupa yang mutakhir. Beberapa menyarankan agar seperlima bagian dari diet kita sebaiknya terdiri dari makanan yang dimasak dan sisanya sebesar empat perlima bagian sebaiknya makanan mentah. Namun, apakah ini realistis? Jika seseorang, katakanlah, menyarankan kepada Anda bahwa untuk menjadi sehat, Anda hanya boleh makan 20% makanan pembentuk asam (daging, keju, telur, padi-padian, dan sebagainya) dan 80% buah-buahan dan sayuran pembentuk-basa, saran itu bisa terasa menakutkan.

Sepertinya gagasan yang baik?

Tidak diragukan bahwa makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan dan mengurangi yang lainnya akan bermanfaat bagi hampir semua orang. Akan tetapi, menerapkan diet yang terdiri dari 80%tumbuh-tumbuhan sebenarnya tidak terlalu praktis. Benar-benar tidak praktis sehingga saya berani bertaruh bahwa bahkan orang yang mendukung gagasan ini pun tidak selalu mampu mewujudkannya. Kenyataannya, diet seperti itu tidak selamanya benar.
Mengapa tidak? Sejenis diet dengan proporsi sayuran dan buah-buahan yang sangat tinggi, mungkin, dapat direkomendasikan kepada seseorang yang secara fisik sangat aktif, karena latihan yang keras mendptakan keasaman tinggi di dalam sistem, dan makanan pembentuk basa membantu menyeimbangkan keasaman tersebut. Orang-orang yang kurang aktif memproduksi lebih sedikit asam, dan karenanya tidak terlalu banyak membutuhkan makanan pembentuk basa untuk membersihkannya. Seseorang yang, katakanlah, memiliki pekerjaan yang mengharuskannya banyak duduk, mungkin lebih nyaman dengan menerapkan pola diet yang terdiri dari 40% protein dan pati, dan 60% sayuran dan buah-buahan. Semua ini tentunya terjadi di dunia yang ideal. Untuk kebanyakan orang, meraih keseimbangan 50 : 50 sudah layak memperoleh sebuah bintang emas.

DIET ALKALI



Ada satu lagi metode diet yang mulai terkenal, yaitu alkaline diet. Alkaline diet atau diet alkaline adalah pengaturan pola makan untuk menyeimbangkan pH dalam tubuh. Program yang juga dikenal dengan nama 'pH Diet' atau 'Acid-Alkaline Diet' ini dipraktikkan oleh beberapa selebriti seperti Kirsten Dunst, Anna Faris, dan Gwyneth Paltrow.
www.clairesmallwood.com
Diet ini pertama mulai dikenal di Amerika ketika Robert Young menulis buku "The Miracle pH". Di dalamnya, ia menjelaskan bagaimana ia menemukan bahwa pH makanan (yaitu apakah mereka basa atau asam) mempengaruhi berat badan dan kesehatan kita.
Dasar teori dari alkaline diet adalah tubuh menjadi sasaran empuk penyakit jika bersifat asam. Oleh karena itu, kita membutuhkan makanan alkaline (bersifat basa) yang dapat mempertahankan keseimbangan pH dalam darah.

Sifat 'asam' diperoleh jika pH kurang dari 7, sedangkan 'basa' berarti mengandung pH lebih dari 7. “Kadar pH ideal bagi tubuh adalah 7.35-7.45, yakni sedikit alkaline,” ujar ahli gizi Dr. Zainab Sayed kepada Times of India.

Cara kerja program diet ini adalah menyeimbangkan pH hingga tingkat optimal, lalu membangun sel dan jaringan tubuh, sehingga badan menjadi sehat. Dengan diet ini, berarti juga telah melakukan detoksifikasi (pembuangan racun dari dalam tubuh), sehingga sel-sel tubuh dapat berfungsi dengan baik.

Tubuh kita akan menjadi lebih sehat jika pH jaringan dan pH darah bersifat netral cenderung basa. Pengaturan asupan makanan dengan pola makan diet alkalin, memegang peranan penting dalam mempertahankan kondisi keseimbangan asam basa tubuh. Pengaturan makanan yang baik, kombinasi antara makanan pembentuk asam dengan makanan pembentuk basa, masing-masing akan saling menetralkan.
Perlu diketahui juga, sifat makanan sebagai pembentuk asam-basa ini tidak berhubungan dengan rasa bahan makanan. Apa saja makanan yang bersifat asam, dan mana saja yang bersifat basa? Sebenarnya terdapat salah kaprah di masyarakat awam. Selama ini, makanan yang terasa asam dianggap dapat membentuk efek asam pula dalam tubuh. “Padahal yang dimaksud adalah pengaruh makanan setelah tertelan (bukan di lidah, red.),” ujar ahli gizi klinis, Dr. Nupur Krishnan. Sebagai contoh, sekalipun air jeruk lemon/nipis rasanya asam, air jeruk lemon/nipis merupakan cairan pembentuk basa, bukan pembentuk asam. Demikian pula dengan buah-buahan matang yang rasanya asam, seperti jeruk bali, nanas, stroberi, dan kiwi bukan pembentuk asam, melainkan pembentuk basa.
Makanan 'asam' menambahkan ion hidrogen ke dalam tubuh, sehingga tubuh semakin bersifat asam. Sebaliknya, makanan alkaline justru menghilangkan ion hidrogen sehingga dapat mengurangi kadar asam dalam tubuh.
Secara umum, sayuran merupakan makanan pembentuk basa. Sementara sumber karbohidrat dan sumber protein merupakan makanan pembentuk asam. Untuk mendapatkan kombinasi makanan yang serasi sehingga tercipta pH tubuh sedikit alkaline, maka kita bisa berpegang pada pola kombinasi asam-basa berupa makanan sumber karbohidrat + sayuran atau sumber protein + sayuran.
Kombinasi sumber karbohidrat + sumber protein, misalnya nasi dan rendang, merupakan kombinasi makanan yang tidak serasi. Soalnya keduanya merupakan makanan pembentuk asam sehingga dapat makin meningkatkan keasaman tubuh. Intinya diet alkaline tidak membenarkan karbohidrat ketemu protein. Pasangan ideal bagi karbohidrat maupun protein adalah sayuran.
Bagaimanapun juga, jangan berlebihan melakukan diet ini. Makanan bersifat asam tetap diperlukan, misalnya lemak dan minyak tertentu yang mengandung asam lemak esensial. Karena dapat menjaga kekebalan dan menyehatkan sel tubuh. Dr. Zainab menyarankan komposisi 80:20 untuk makanan bersifat basa banding makanan bersifat asam.

Sunday, December 8, 2013

PH MINUMAN BERSODA

Siapa yang tidak suka minuman bersoda?rasanya yang segar dan  sensasi “menggigit”  dimulut membuat minuman ini sangat digemari di semua wilayah dunia. Sebut saja merek Coca cola, Sprite dan fanta yang telah mendunia. Bukan hanya produk Coca cola Company yang menawarkan minuman bersoda yang menyegarkan. Dewasa ini kehadiran minuman ekstrak buah berkarbonasi bahkan kopi berkarbonasi dapat dengan mudah dijumpai di pasaran.


What is sparkling Beverage ?
Minuman bersoda (sparkling beverage) secara harfiah berarti minuman berkarbonasi, yaitu minuman yang mengandung karbondioksida. Di kalangan masyarakat Indonesia minuman bersoda lebih dikenal dengan istilah Soft Drink. Soda (H2CO3) mengandung 2 unsur utama yaitu air dan gas karbondioksida. air soda dibuat dengan melarutkan gas karbondioksida kedalam air dengan tekanan tinggi sehingga gas karbondioksida akan membentuk asam karbonat. asam karbonatlah yang akan menyebabkan sensasi menggigit saat minuman bersoda diminum. Sensasi menggigit tersebut  diikuti reaksi keluarnya buih pada minuman bersoda ketika dituang  ke gelas. Buih tersebut terjadi  karena proses pelepasan kandungan karbondioksida yang terlarut dalam air.
Soda pertama kali ditemukan tahun 1767 oleh seorang ilmuwan Inggris yaitu Joseph Priestley. Priestley berhasil menciptakan  suatu proses untuk menghasilkan air mineral berkarbonasi dengan cara mencampurkan air destilasi dengan gas karbondioksida. Penemuan ini kemudian disempurnakan oleh ilmuwan Inggris setelah Priestley yaitu John Mervin Nooth yang sekaligus membuat alat untuk memproduksi air soda dan menjualnya secara komersial di bidang farmasi.
Is There Any Nutrient in Sparkling Beverage?
Umumnya aneka minuman bersoda tidak memiliki kandungan gizi dan nilai gizi. kandungan yang paling banyak adalah kadar gula tinggi, lebih asam, dan memiliki kandungan pengawet dan perasa.  Minuman borsoda yang mengklaim bebas gula atau zero sugar kemungkinan besar menggunakan pemanis buatan sebagai pengganti gula.
Tidak ada zat gizi penting yang terkadung dalam air soda kecuali energi. kalori yang dihasilkan dari minuman bersoda sangat besar.  dalam 300 ml minuman bersoda paling tidak mengandung kalori yang setara dengan 7-9 sendok gula pasir. Sedangkan kebutuhan tubuh terhadap gula setiap harinya hanya 2-3 sendok. Dapat dibayangkan berapa banyak kalori yang dihasilkan  bila minuman bersoda dikonsumsi setiap saat.
Selain Gula, minuman bersoda juga memiliki keasaman yang rendah, yaitu sekitar 2,5 – 3,5. Sementara tubuh kita memiliki keasaman 6,9 – 7,4  sehingga ketika kita mengkonsumsi minuman bersoda, tubuh akan berusaha menetralkan dengan cara mengambil kalsium dalam tubuh kita. Akibatnya cadangan kalsium dalam tubuh akan berkurang.
Kafein juga sering ditambahkan dalam minuman bersoda dengan tujuan agar penikmat soda tidak mengantuk. Terlalu banyak mengkonsumsi kafein dapat menyebabkan penyakit jantung Koroner. bahan lain yang terkandung dalam minuman bersoda adalah pengawet sodium benzoat. Penggunaan Sodium benzoat umumnya mencapai 2000 mg/kg. Belum lagi bahan tambahan lainnya yaitu pewarna dan perisa sintetis.
Kebiasaan minum soda dilakukan saat minuman dingin dibawah suhu 370 C. Sementara tubuh saat mengkonsumsi berada pada suhu tubuh normal. Kolaborasi suhu tubuh dan suhu air tersebut akan menghambat kinerja enzim dan memberi tekanan pada sistem pencernaan. Hal ini mengakibatkan jumlah makanan  masuk yang dicerna menjadi lebih sedikikt dari yang seharusnya.


PH minuman bersoda
Dari berbagai peneliti dapatkan didapatkan bahwa PH minuman bersoda umumnya bersifat asam seperti tercantum dalam tabel di bawah ini


No.
LARUTAN
pH
KETERANGAN
1
Coca cola
2
Asam Kuat
2
Fanta
3
Asam Kuat
3
Sprite
3
Asam Kuat
4
Pepsi
3
Asam Kuat
5
Tebs
4
Asam Lemah
6
Asem sari
6
Asam Lemah
7
Kratindeng
4
Asam Lemah


AIR ALKALI




Tahukah Anda apa artinya Basa dan Asam ? Apa yang dimaksud dengan Basa dan Asam
adalah keberadaan Mineral Basa dan Mineral Asam di dalam larutan.


 
Semua makanan yang kita makan mengandung mineral basa ataupun mineral asam, tergantung dari jenisnya. Makanan yang membentuk mineral asam contohnya adalah: telur, daging, keju, gula, kopi, alkohol, nasi dan sebagainya. Makanan yang membentuk mineral Basa contohnya adalah: jus buah, madu, kacang polong, kacang kedelai, sayuran hijau dan sebagainya. Pada kenyataanya, kebanyakan protein hewani menghasilkan limbah asam (asam urat dan lain-lain) yang dapat menyebabkan Acidosis atau kelebihan asam dalam tubuh, dan kebanyakan sayuran hijau membentuk mineral alkali.

 
Seperti kita ketahui bersama, tubuh kita mengandung 80% Basa dan 20% asam. Darah di dalam arteri tubuh kita biasanya memiliki pH 7.365 (sekitar pH 7.4) dan tubuh kita bekerja keras untuk mempertahankan level dari pH tersebut. Darah di dalam vena tubuh kita memiliki pH yang bervariasi, tergantung dari apa yang kita konsumsi, apakah kebanyakan makanan yang mengandung mineral Basa atau kebanyakan makanan yang mengandung asam. Tapi, sudah diketahui bahwa 95% dari diet atau makanan kita adalah bersifat asam. Berapa jumlah dari kita yang memang mengkonsumsi 80% kacang kedelai dan hanya 20% nasi atau gula? Oleh karena itu, kebanyakan yang kita konsumsi adalah bersifat asam, dimana akan dihasilkan limbah asam yang harus dikeluarkan oleh tubuh.

 
Namun, apa yang terjadi ketika kita makan terlalu banyak makanan yang bersifat asam, dan makan terlalu sedikit sayuran serta kurang berolahraga? Limbah asam tidak semuanya akan keluar dari sistem tubuh kita, dan limbah asam akan Tertimbun di dalam tubuh. Ketika limbah asam tertimbun dalam aliran darah, darah kita akan mengental . Ini akan mengakibatkan tidak lancarnya peredaran darah, dan kadang-kadang terjadi penyumbatan darah (Ingat kolesterol adalah lemak jenuh dari limbah asam yang struktur karbonnya tidak komplit).

 
Akan lebih berbahaya ketika darah mencoba mengeluarkan mineral asam di dalam tubuh, dan dimanakah mineral asam itu pergi? Mineral asam akan tertimbun dalam Organ tubuh kita! Ini yang menyebabkan banyak sekali penyakit degeneratif pada orang dewasa seperti penyakit batu ginjal, batu empedu, penyakit liver, kista, dan masih banyak lagi . Ketika semua proses ini terjadi, tubuh selalu berusaha untuk menghindar dari serangan penyakit dengan cara detoksifikasi , sehingga pada saat itulah kita merasakan beberapa gejala seperti sakit kepala, kejang otot, nyeri tubuh, pembengkakan, iritasi, inflamasi, dan nyeri serta sakit pada umumnya.

Tubuh selalu mencoba sedaya upaya untuk menetralisir kelebihan mineral asam yang berbahaya dengan menarik keluar mineral Basa yang ada dalam sistem tubuh kita-Kalsium dari tulang sumsum, dan Magnesium dari otot. Kejadian ini seperti yang kita ketahui akan menyebabkan berbagai masalah seperti osteoporosis dan gout (nyeri/radang tulang).

 
Dokter-dokter zaman sekarang dan obat-obatan dapat menghambat gejala dari berbagai penyakit ini, tetapi mereka tidak dapat mengobati Akar dari masalah ini. Oleh karenanya, adakah suatu solusi untuk masalah ini? Sejauh ini yang kita tau bahwa beberapa cara di bawah ini dapat membantu:
 
• Diet yang baik dengan mengkonsumsi sayuran dan makanan yang banyak mengandung mineral Basa. • Olah raga dan istirahat yang cukup (untuk mengeluarkan limbah asam melalui kulit dan mendapatkan tubuh yang bersifat Basa) • Liposuction (pengeluaran lemak dengan cara operasi) untuk mengeluarkan kelebihan lemak dalam tubuh. • Meminum minuman yang diperkaya dengan mineral Basa untuk menetralisir mineral asam dan pengadaan kembali mineral Basa yang berguna bagi tubuh seperti Kalsium dan Zinc.

 
Jadi mana yang Anda pilih? Menggunakan sumsum tulang anda sebagai pengadaan mineral Basa? Atau menggunakan mineral yang ada dalam air dan makanan yang anda konsumsi?

Kalau anda ingin hidup secara holistic dan sehat, kami merekomendasikan anda untuk mengurangi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti produk hewani yang tinggi kolesterol (kolesteterol adalah limbah asam), kopi, alkohol, soft drinks yang mengandung asam karbonat. Cobalah mengkonsumsi sayuran hijau dan makanan yang bersifat Basa seperti: almond, labu kuning, tomat, terong, dan sebagainya. Olah raga yang cukup, dan paling penting adalah banyak minum air terutama Air Basa atau air alkali paling sedikit 8 gelas sehari.

 
Dr. Sherry Rogers Penulis Buku “ DETOXIFY or DIE” : ”AIR ANTI OKSIDAN ALKALI membantu mengeluarkan SISA BUANGAN ASAM di dalam tubuh. Setelah menilai kembali nasihat-nasihat saya kepada beratus-ratus orang, saya yakin bahwa keracunan di dalam bentuk sisa keasaman adalah sebab utama penyakit-penyakit degeneratif.”

Dr.Robert Atkins Penulis terkenal, pakar makanan dan kesehatan:

“Saat ini sel-sel dan cairan dalam kebanyakan tubuh manusia… adalah terlalu asam. Ini bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan. Ia menghambat tubuh anda untuk menyeimbangkan dan membuang toksin beracun dan menjadikan anda lebih mudah diserang oleh pengoksidanan radikal bebas yang merusak sel yang bisa menyebabkan kanker dan penyakit-penyakit lain.”

Dr. Theodore Baroody, Penulis Buku“ ALKALIZE or DIE” :

“Kami telah menggunakan lebih dari 5,000 galon AIR ALKALI untuk hampir semua jenis masalah kesehatan. Saya melihat bahwa air alkali boleh memberi manfaat kepada semua orang.”

 
Beberapa fakta menarik mengenai Minum Air

  • Dua per tiga masyarakat ternyata tidak minum air seperti yang direkomendasikan yaitu 8-10 gelas per hari



  • Kehilangan cairan dalam tubuh dapat memperlambat proses metabolisme sampai 3%



  • Sepertiga orang-orang di dunia telah menekan mekanisme kehausan dalam tubuh sampai pada tahapan dimana sering disalahartikan sebagai lapar. Seharusnya tubuh merasa "haus" berubah menjadi "lapar".



  • Penyebab nomer satu mengantuk pada siang hari dan energi yang rendah adalah kekurangan air



  • Pada saat orang merasa haus, tubuh sebetulnya telah kehilangan 1-3% air yang dapat mengakibatkan penurunan memori dan kemampuan berkonsentrasi.



  • Air secara alami melembabkan kulit dari dalam keluar yang memberikan penampilan segar dan cantik bersinar.




  • Air secara alami mengandung lebih banyak vitamin, mineral dan nutrisi dibandingkan cairan alami lainnya.